Aplikasi UAS Optimasi

 Referensi

Aplikasi Optimasi Transfer Daya Pada Sensor Gas Menggunakan Algoritma Genetika

1. Tujuan

    Untuk membuat sebuah sistem transfer daya yang dapat mengoptimalkan daya yang ditransfer dari sensor gas ke pengkondisi sinyal. 

2. Alat Dan Bahan

Aplikasi Matlab 

3. Dasar Teori

Algoritma Genetika

    Dibidang optimasi, algoitma ini digunakan untuk mengoptimalkan fungsi, proses gambar, memecahkan masalah dalam sistem identifikasi, kontrol dan lain sebagainya

    Blok bangunan dasar pada GA adalah populasi individu, yang biasanya antara 10-200. Setiap individu mewakili solusi yang mungkin dari masalah. Data yang diproses oleh GA diwakili oleh array string (atau kromosom) dengan panjang terbatas, dimana setiap bit disebut alel atau gen.

    Kumpulan string disebut populasi, dan populasi pada titik waktu tertentu disebut sebagai generasi populasi awal string yang dilakukan secara acak.

Operator dasar pada gen dalam kromosom adalah crossover atau mutasi.

Crossover adalah operator utama yang menghasilkan string baru.

PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA DAN IMPLEMENTASI DALAM MATLAB Oleh I MADE  SUWIJA PUTRA, ST., MT PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INFORMASI F 

Model Matematikanya

 

D. Program Matlab

Sekarang kita akan membuat fungsi fitness dengan menggunakan Matlab. Caranya adalah dengan mengklik New > Function lalu, simpan file dengan nama optimasi.m.

Fungsi Fitness :
function transfer_daya = optimasi(x)

transfer_daya = 2 / (2 + (8*x(1)^4 / x(2)));

end

Selanjutnya pada Command Window pada Matlab kita ketikkan "optimtool ga". Sehingga akan muncul box "Optimization Tool" untuk permasalahan di Algoritma genetika seperti yang terlihat pada gambar dibawah :


Selanjutnya, kita akan mengisi bagian-bagian yang kosong dengan nilai berikut :

- Fitness Function = @optimasi
- Number of variables = 4


- Pada Population, pilih Population Size = 1000 dan Initial Range = [0;5].


- Pada Selection Functions, pilih selection function Roulette.


- Pada Mutation, pilih Mutation Function nya Uniform dan Rate = 0,2.


- Pada Crossover, pilih Crossover Function nya Two Point.


- Pada Plot Functions, gunakan Plot Interval = 3, dan centang Best Individual dan Distance untuk dapat menampilkan hasil dalam bentuk grafik.


- Setelah kita mengisi data-data yang kita perlukan, maka kita akan mengklik tombol "start" untuk menghitung.


- Maka, kita akan mendapatkan hasil.

Berikut ini adalah video tutorial untuk simulasi tersebut:


  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ELECTRICAL ENGINEERING

 ELECTRICAL ENGINEERING  OLEH:  Gylang Bramantya Pratama   1810953021   Dosen Pengampu:   Darwison,M.T Refenre...